Langsung ke konten utama

Hasil negatif belum tentu tidak ada artinya....

Hasil negatif belum tentu tidak ada artinya.... 




Saat melakukan penelitian seringkali kita mendapatkan hasil negatif dan merasa gagal [x_x]. Ternyata hasil negatif tersebut juga dapat dipublikasikan, karena ada beberapa jurnal yang khusus mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang gagal atau belum berhasil seperti Journal of Negative Results in Biomedicine, Journal of Pharmaceutical Negative Results, dan Journal of Articles in Support of the Null Hypothesis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Terdapat Perbedaan Rentang Gejala COVID-19?

Mengapa Terdapat Perbedaan Rentang Gejala COVID-19? Beberapa orang yang terinfeksi virus korona tidak memiliki gejala, beberapa ada yang sedang, namun sebanyak 1 dari 5 orang mengalami kondisi yang berat 1 . Menurut Dr. Kari Stefansson kemungkinan perbedaan respon seseorang terhadap virus bersumber dari keberagaman urutan virus itu sendiri. Kemungkinan ada banyak jenis virus dan beberapa dari mereka bersifat lebih agresif dari yang lain. Kemungkinan lain adalah bersumber dari keberagaman genetik pasien. Atau mungkin kombinasai keduanya 1 . Tiga dari faktor-faktor resiko yang memengaruhi tingkat keparahan COVID-19 memiliki komponen genetik yaitu tekanan darah tinggi, obesitas, dan diabetes 2 . Diantara pendorong utama respon imun kita adalah seperangkat gen yang dikenal sebagai kompleks HLA (human leukocyte antigen). Gen ini mengode protein permukaan sel yang memberikan sinyal pada sistem imun. Adanya perbedaan sinyal menyebabkan perbedaan reaksi sistem imun untuk menanggapi ...

Spektrometri Massa - Prinsip Dasar

Aspek-aspek pada spektroskopi massa yang saling terkait Prinsip dasar spektrometri massa (MS) adalah: 1. Memperoleh ion baik dari senyawa organik maupun inorganik melalui metode ionisasi yang sesuai 2. Memisahkan ionberdasarkan perbandingan massa terhadap muatannya (m/z) 3. Deteksi secara kualitatif dan kuantitatif berdasarkan m/z dan kelimpahannya Ionisasi dapat dilakukan melalui: 1. Thermal 2. Medan listrik 3. Pemberian elektron, ion, atau foton Ion yang terbentuk dapat berupa: 1. Atom tunggal terionisasi 2. Clusters 3. Molekul 4. Fragmen MS terdiri dari: 1. Sumber ion ( ion source ) 2. Mass analyzer 3. Detektor Bagian-bagian instrumen spektrometri massa Sejak tahun 1990 an, MS dioperasikan melalui total data system control . Analisis dengan MS bersifat destruktif atau merusak sampel, namun jumlah sampel yang diperlukan sangat sedikit (< µ g). Spektrum Massa Spektrum massa menggambarkan intensitas sinyal (sumbu y) terhadap m/z (sumbu x). Posisi puncak menunjukkan m/z analit. Inten...

Stem Cell Science

Stem Cell Science 1908 Alexander Maximov dari Rusia memberikan istilah ‘stem cell’ , terhadap prediksi keberadaan sel yang dapat berdiferensiasi menjadi semua jenis sel yang telah terspesialisasi pada tubuh. 1978 Gregor Prindull dan rekannya menemukan hematopoietic stem cells pada darah tali pusar.Hematopoietic stem cells adalah sell yang dapat berdiferenisasi menjadi semua jenis sel darah yang ada pada tubuh. 1998 Sebuah tim yang dipimpin oleh James Thomson di Universitas Wisconsin-Madison, USA, berhasi mengisolasi human embryonic stem cells, yaitu sel yang dapat berdiferensiasi menjadi hampir semua jenis sel. 2005 Para peneliti dari Universitas Kingston dan Universitas Illionis menemukan pluripotent stem cells padadarah tali pusat. 2007 Kazutoshi Takahashi and Shinya Yamanaka dari Universitas Kyoto, yang juga adalah peneliti dari Lab James Thomson, berhasil mengubah sel otot manusia menjadi pluripotent stem cells. 2013 Tim peneliti yang d...